Langsung ke konten utama

Usai Gelar Rapat Kerja dan Upgrading, HMI Cabang Malang Optimis Pulihkan Perkaderan

Dokumentasi: HMI Cabang Malang

Malang, LAPMI - Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang Periode 2022-2023 sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) dan upgrading yang dilaksanakan di Graha Insan Cita, Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang, dan dilanjut pada hari ke dua di Sekretariat HMI Cabang Malang, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu-Minggu, 12-13 Maret 2022.

Dengan mengangkat tema “Konsolidasi Kepengurusan HMI Cabang Malang Menuju Generasi Emas” La Rian Hidayat selaku Ketua Umum menyampaikan rasa optimisnya untuk  kembali memulihkan perkaderan HMI Cabang Malang ditengah pandemi Covid 19.

“Kami sangat optimis dapat kembali memulihkan perkaderan HMI Cabang Malang ditengah pandemi Covid 19. Hal ini dikarenakan sebagian besar pengurus merupakan mantan ketua umum komisariat, dimana mereka punya kesadaran bersama akan pentingnya perkaderan” ungkapnya (15/03/2022)

Ia juga menyampaikan terkait rapat kerja tahun ini berjalan tepat waktu, dan banyak program kerja yang digagas oleh pengurus tersebut akan segera dijalankan secara beriringan

“Raker tersebut Alhamdulillah telah berhasil dilaksanakan tepat waktu dan sesuai dengan jadwal, dari pelaksanaan Raker ini tentunya ada banyak sekali program kerja yang telah dirumuskan oleh bidang-bidang yang ada, baik internal maupun eksternal. Prinsipnya kepengurusan HMI Cabang Malang dengan total 21 bidang telah menyepakati bahwa pelaksanaan program kerja pasca Raker tidak akan berjalan secara parsial dalam arti semua bidang baik internal ataupun eksternal akan berjalan beriringan dan saling bahu-membahu dalam merealisasikan semua Program Kerja yang sudah dicanangkan” tegasnya

Untuk proses pelaksanaan Raker tersebut juga pengurus sudah membagi fokus pada setiap bidang baik internal maupun ekternal, dalam hal ini untuk memudahkan koordinasi dalam kinerja bidang internaal maupun bidang eksternal

“Dalam memudahkan proses komunikasi dan koordinasi antar bidang untuk melaksanakan program kerja, saya telah meminta dan membagi dua bidang yakni bidang internal dan bidang eksternal. Untuk bidang internal insyaAllah akan sesegera mungkin mengkonsolidir diri guna membangun sinergitas antar bidang internal dalam menjalankan program kerja. Sementara itu untuk bidang eksternal pasca Raker ini, saya akan memperkenalkan para pengurus HMI Cabang Malang ke seluruh Forkompinda yang ada di Malang Raya sekaligus akan memberikan catatan-catatan ataupun rekomendasi mengenai isu dan persoalan yang tengah dihadapi di Wilayah Malang Raya sesuai dengan tabulasi dari bidang ekternal pada saat Raker” tegas La Rian

Di sisi lain, Ia juga berharap sinergitas dari seluruh Komisariat dan LPP yang ada di HMI cabang Malang untuk sama-sama aktif dalam menjaga perkaderan dan nama baik HMI cabang Malang.

“Saya tentunya sangat berharap masukan dan sinergitas dari seluruh Komisariat dan LPP yang ada di HMI cabang Malang untuk sama-sama secara aktif dalam membesarkan nama baik HMI. Karena tanpa sinergitas maka mustahil bagi Cabang untuk bisa menjalankan seluruh program kerja baik internal ataupun eksternal” tutupnya

Penulis: Tahta Reza

Editor: Reny Tiarantika

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hadiri Pelantikan Pengurus MD KAHMI Kota Malang, Menko PMK RI: KAHMI Malang Harus Bisa Memberi Arti Peranannya di Malang Raya

Dokumentasi : Rafindi  Malang, LAPMI  - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Muhadjir Effendy menghadiri pelantikan Majelis Daerah (MD) KAHMI Kota Malang Periode 2021-2026, terhitung sebanyak 67 orang yang telah dilantik oleh Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni HMI (KAHMI) Jawa Timur. Pelantikan tersebut berlangsung di Regents Park Hotel, pada Minggu (30/01/2022). Selain Menko PMK RI, pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Presidium MN KAHMI Manimbang Kahariady, Presidium MW KAHMI Jawa Timur Edy Purwanto, Wali Kota Malang Sutiaji, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika beserta para tokoh dan tamu undangan lainnya. Dalam momentum pelantikan yang bertemakan "Berperan Aktif dalam Kemaslahatan Publik di Era Disrupsi" tersebut, Muhadjir Effendy berkesempatan untuk memberikan pidato kebudayaan. Saat pidato berlangsung Muhadjir berpesan Kepada jajaran Pengurus MD KAHMI Kota Malang yang baru saja dilantik, bahwa KAHMI merup

Menampik Stigma Negatif, HMI Korkom UM Gandeng LPP HMI se-Cabang Malang Pada Kegiatan Open Recruitment

Dokumentasi: lapmimalang/Tahta Reza Gramang Atapukan Malang, LAPMI  – Senin (22/08/2022) Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang Koordinator Komisariat Universitas Negeri Malang (Korkom UM) serta seluruh komisariat yang ada di Universitas Negeri Malang mengadakan kegiatan open recruitment dan juga pengenalan tentang Himpunan Mahasiswa Islam kepada mahasiswa baru. Kegiatan ini merupakan yang perdana setelah 2 tahun lamanya tidak berjalan dikarenakan kondisi pandemi yang merebak.  Dalam pelaksanaan kegiatan ini, penyelenggara menggandeng Lembaga Pengembangan Profesi (LPP)  HMI se-Cabang Malang yang merupakan wadah bagi kader-kader HMI yang ingin mengembangkan diri serta bakat yang dimiliki. LPP yang diajak untuk ikut memperkenalkan HMI yaitu Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) dan Lembaga Seni Budaya Mahasiswa Islam (LSMI). Tujuan dari keikutsertaan dari kedua LPP tersebut adalah ingin menampik stigma negatif mahasiswa baru terhadap organisasi ekstra kampus khususnya terh

Sapere Aude

Alfandy Usman, Kader HMI Komisariat Teknik UMM, Kabiro Eksternal BEM Fakultas Teknik UMM periode 2022/2023 Malang, LAPMI - Bjorka seorang hacker asing yang akhir-akhir ini viral karena melakukan penyerangan terhadap pemerintah Indonesia dan disanjung-sanjung oleh masyarakat, lantaran berhasil membocorkan kasus HAM sebesar peristiwa Munir dan di sebarkan di media sosial. Kita berterimakasih jika itu merupakan tindakan alternatif untuk menuntaskan peristiwa yang didiamkan oleh pemerintah. Akan tetapi, kita sebagai mahasiswa sudah sepatutnya bersifat reflektif dan selektif dalam artian bertindak dan berpikir diluar pola pikir yang dibangun secara umum. Maka dari itu mari bersikap netral untuk tidak memihak salah satu dari kedua belah pihak sebelum menyelidiki untuk memastikan kebenaran yang tervalidasi. Untuk itu mari melihat sudut pandang yang berbeda dari polemik yang ada, sebelum membangun persepsi yang sudah ter-freming, sebab dengan kecurigaan kebenaran selalu ada. Karena yang palsu