Langsung ke konten utama

Sempat Tekendala, HMI Cabang Malang Sukses Gelar Pembukaan Latihan Kader 2

Dokumentasi: lapmihmicabangmalang/ Tahta Reza

Malang, LAPMI – Pada Hari Senin (23/05/22), HMI Cabang Malang gelar pembukaan LK (Latihan Kader) 2 di BPSDM Jawa Timur. Kegiatan ini di mulai sejak pukul 12.20 WIB dan dibuka oleh Dr. Ramliyanto, SP., MP. (Kabiro Organisasi dan Kepemudaan Jawa Timur). Kegiatan LK 2 ini mengangkat tema “Terbinanya Kader HMI yang Mempunyai Kemampuan Intelektual untuk Memetakan Peradaban dan Memformulasikan Gagasan dalam Lingkup Organisasi” yang akan berlangsung selama 7 hari mendatang. Kegiatan ini di ikuti oleh 35 peserta dari 41 peserta yang lolos jurnal.

“Peserta keseluruhan yang lolos jurnal itu 41 orang. Yang dari luar itu ada Sumenep 2 orang, Kediri 2 orang, kemudian Surabaya ada 2 orang, kemudian Tuban 1 orang, Pamekasan 2 orang, Jember 1 orang, Bangkalan ada 2 orang, totalnya ada 12 orang yang dari cabang luar dan sisanya dari Cabang Malang. Yang mengikuti screening dan registrasi ada 35 orang. Berarti ada 6 orang yang mundur”, jelas Rahman Ulum selaku Ketua Pelaksana.

Pada awalnya, kegiatan LK 2 ini ditujukan untuk regional Malang saja, namun kemudian diganti menjadi regional tingkat Jawa Timur.

“Untuk peserta kalau dikalkulasikan ini lebih banyak dari Cabang Malang karena in ikan awalnya tingkat regional Malang saja, kemudian kita ganti biar sekalian regional tingkat Jawa Timur aja untuk LK yang ke satu ini. Kan kita rencananya akan ada LK selanjutnya, untuk perdana ini kita regional Jawa Timur”, jelas Rahman Ulum

Sebelum acara pembukaan dilaksanakan, sempat terjadi beberapa kendala yang dialami oleh panitia LK2, salah satunya seperti tidak adanya konfirmasi dari peserta yang mundur.

“Ada yang mundur itu tidak mengkonfirmasi keberlanjutan ikut serta dalam tahap kegiatan. Kemarin sempat saya hubungi terutama yang dari cabang malang, misalkan umm ini kan sekarang lagi UTS, nah ternyata mereka itu bentrok dengan UTS nya dan ada sebagian dari teman-teman yang kerja. Nah kalau yang dari cabang luar ini belum saya tau, karena memang saya pribadi belum pernah komunikasi gitu. Yang dihubungi ini memang ada yang respon dan ada yang tidak respon, tapi yang dari luar ini memang tida saya hubungi karena memang ini sistem bagi-bagi di tim SC yang hubungi”, ujar Ferdi selaku steering committee

Meskipun demikian acara pembukaan LK 2 tetap berjalan dengan lancar. Kegiatan yang diinisiasi oleh Presidium HMI Cabang Malang ini, bertujuan untuk membentuk dan melahirkan regenerasi pengkaderan khusunya.

“Jadi gini, kemarin itu sempat ada diskusi lah saya dengan teman-teman SC dan juga ada ketua umum, ada pengurus inti lah di cabang. Ini rencananya hanya ingin menfokuskan regional Cabang Malang agar adanya regenerasi dari Cabang Malang sendiri. Kami melihat bahwa di Malang ini minim pemateri. Minim pemateri ini maksudnya terkadang satu pemateri itu bisa mengisi empat materi. Hari ini Malang ingin memberikan generasi baru, ketika teman-teman ini sudah lulus LK 2 tingkatan regional ini akan ada namanya lagi nanti SC (senior course). Nah, yang lulus ini akan dikawal lagi ke SC agar mereka menjadi pemateri-pemateri handal, maksudnya nanti satu orang satu bidang (materi), kita nggak mau kader HMI cabang malang ini meng-handle dua bidang atau tiga bidang (materi), biar mereka fokus dengan bidangnya masing-masing”, pungkas Ferdi.

Penulis: Reny Tiarantika/ Ahmad Qiram

Editor: Ai Novia H.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hadiri Pelantikan Pengurus MD KAHMI Kota Malang, Menko PMK RI: KAHMI Malang Harus Bisa Memberi Arti Peranannya di Malang Raya

Dokumentasi : Rafindi  Malang, LAPMI  - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Muhadjir Effendy menghadiri pelantikan Majelis Daerah (MD) KAHMI Kota Malang Periode 2021-2026, terhitung sebanyak 67 orang yang telah dilantik oleh Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni HMI (KAHMI) Jawa Timur. Pelantikan tersebut berlangsung di Regents Park Hotel, pada Minggu (30/01/2022). Selain Menko PMK RI, pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Presidium MN KAHMI Manimbang Kahariady, Presidium MW KAHMI Jawa Timur Edy Purwanto, Wali Kota Malang Sutiaji, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika beserta para tokoh dan tamu undangan lainnya. Dalam momentum pelantikan yang bertemakan "Berperan Aktif dalam Kemaslahatan Publik di Era Disrupsi" tersebut, Muhadjir Effendy berkesempatan untuk memberikan pidato kebudayaan. Saat pidato berlangsung Muhadjir berpesan Kepada jajaran Pengurus MD KAHMI Kota Malang yang baru saja dilantik, bahwa KAHMI merup

Menampik Stigma Negatif, HMI Korkom UM Gandeng LPP HMI se-Cabang Malang Pada Kegiatan Open Recruitment

Dokumentasi: lapmimalang/Tahta Reza Gramang Atapukan Malang, LAPMI  – Senin (22/08/2022) Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang Koordinator Komisariat Universitas Negeri Malang (Korkom UM) serta seluruh komisariat yang ada di Universitas Negeri Malang mengadakan kegiatan open recruitment dan juga pengenalan tentang Himpunan Mahasiswa Islam kepada mahasiswa baru. Kegiatan ini merupakan yang perdana setelah 2 tahun lamanya tidak berjalan dikarenakan kondisi pandemi yang merebak.  Dalam pelaksanaan kegiatan ini, penyelenggara menggandeng Lembaga Pengembangan Profesi (LPP)  HMI se-Cabang Malang yang merupakan wadah bagi kader-kader HMI yang ingin mengembangkan diri serta bakat yang dimiliki. LPP yang diajak untuk ikut memperkenalkan HMI yaitu Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) dan Lembaga Seni Budaya Mahasiswa Islam (LSMI). Tujuan dari keikutsertaan dari kedua LPP tersebut adalah ingin menampik stigma negatif mahasiswa baru terhadap organisasi ekstra kampus khususnya terh

Sapere Aude

Alfandy Usman, Kader HMI Komisariat Teknik UMM, Kabiro Eksternal BEM Fakultas Teknik UMM periode 2022/2023 Malang, LAPMI - Bjorka seorang hacker asing yang akhir-akhir ini viral karena melakukan penyerangan terhadap pemerintah Indonesia dan disanjung-sanjung oleh masyarakat, lantaran berhasil membocorkan kasus HAM sebesar peristiwa Munir dan di sebarkan di media sosial. Kita berterimakasih jika itu merupakan tindakan alternatif untuk menuntaskan peristiwa yang didiamkan oleh pemerintah. Akan tetapi, kita sebagai mahasiswa sudah sepatutnya bersifat reflektif dan selektif dalam artian bertindak dan berpikir diluar pola pikir yang dibangun secara umum. Maka dari itu mari bersikap netral untuk tidak memihak salah satu dari kedua belah pihak sebelum menyelidiki untuk memastikan kebenaran yang tervalidasi. Untuk itu mari melihat sudut pandang yang berbeda dari polemik yang ada, sebelum membangun persepsi yang sudah ter-freming, sebab dengan kecurigaan kebenaran selalu ada. Karena yang palsu