Langsung ke konten utama

Rahman dan Wati (Part II)

Rahmat Watimena/ Kader HMI Al-Tsawrah/ Mahasiswa UNISMA

Malang, LAPMI - Rahman, malam telah berlalu sementara angin yang datang membawakan tidur kepada nelayan yang lelah melawan ombak, kepada mereka yang mengasar kopra dan menjemur pala, tetapi aku percaya bahwa malam yang jatuh pada pelukan bintang membawakan aku pada sebuah ingatan bahwa angin yang mengikat rinduku akan terus erat kepada mu.

"Wati, di tenggara bintang jatuh orang-orang bersyair"

"Apakah aku akan seperti serdadu Perancis yang setelah menuliskan sebuah pesan di kaca, yang mengutarakan kesepiannya di istana mini, setelah itu menggantung diri, apakah ini yang harus aku alami?" dengan tangan yang gemetar.

Kemudian di atas Benteng Nassau Wati pelan-pelan menghentangkan kakinya.

"Rahman jika rindu memang sekejam ini dan setajam ini pula apakah rindu ini satu dari sekian anak panah Ali kepada musuhnya, satu dari sekian tebasan pedang Thariq bin Ziyad"

"Rahman, jika memang yang harus aku kompromi adalah rindu maka haruskah pula aku kompromi atas kenangan yang kau taruh di setiap ruas sudut tempat ini?

"Nyatanya tidak, kabar telah datang dan kabar telah datang, bahwa negeri ini akan merdeka, negeri akan, apakah kau masih mencintai ku?"

"Mohonlah angin kau bisik saja namaku di telinga Rahman, mohonlah laut kau hanyatkan saja wajah ku ke depan Rahman, mohonlah angin kau bawakan segumpal rindu ini kepada Rahman "

Sambil meneteskan air mata.

"Wati, tak tentu arah apakah aku harus mengikat rindu ini kepada angin? Apakah pula aku harus menulis di atas pasir putih ini kemudian ombak menyapu dan memberi tanda bahwa kita telah bersapa, sebentar malam telah jatuh tepat di pelukan bintang, di dekapan bulan yang setengah basah oleh raut senyummu, apakah kau melihat bulan yang malu-malu menatap ku itu, yang malu mendengar ocehanku kepada mu?"

Di depan istana mini wati kembali bejalan menyusuri setiap sudut ruangan yang di tinggal pejabat VOC, telah aku dengar kabar dari bung yang kau pikul peti mereka itu bahwa akan ada kabar merdeka.

"Pulang-pulanglah, datang lalu dengarkan kegaduhan rindu ku kepadamu ini", sambil menghadap, gelap dan tangan nya memanggil

"Wati, jika benar aku harus tak bernyawa di sini maka aku tak harus berkata bahwa aku mencintai mu"

"Rahman, kabar kemerdekaan telah datang, dari orang-orang yang petinya pernah kau pikul".

Penulis: Rahmat Watimena
Editor: Reny Tiarantika

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hadiri Pelantikan Pengurus MD KAHMI Kota Malang, Menko PMK RI: KAHMI Malang Harus Bisa Memberi Arti Peranannya di Malang Raya

Dokumentasi : Rafindi  Malang, LAPMI  - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Muhadjir Effendy menghadiri pelantikan Majelis Daerah (MD) KAHMI Kota Malang Periode 2021-2026, terhitung sebanyak 67 orang yang telah dilantik oleh Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni HMI (KAHMI) Jawa Timur. Pelantikan tersebut berlangsung di Regents Park Hotel, pada Minggu (30/01/2022). Selain Menko PMK RI, pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Presidium MN KAHMI Manimbang Kahariady, Presidium MW KAHMI Jawa Timur Edy Purwanto, Wali Kota Malang Sutiaji, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika beserta para tokoh dan tamu undangan lainnya. Dalam momentum pelantikan yang bertemakan "Berperan Aktif dalam Kemaslahatan Publik di Era Disrupsi" tersebut, Muhadjir Effendy berkesempatan untuk memberikan pidato kebudayaan. Saat pidato berlangsung Muhadjir berpesan Kepada jajaran Pengurus MD KAHMI Kota Malang yang baru saja dilantik, bahwa KAHMI merup

Menampik Stigma Negatif, HMI Korkom UM Gandeng LPP HMI se-Cabang Malang Pada Kegiatan Open Recruitment

Dokumentasi: lapmimalang/Tahta Reza Gramang Atapukan Malang, LAPMI  – Senin (22/08/2022) Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang Koordinator Komisariat Universitas Negeri Malang (Korkom UM) serta seluruh komisariat yang ada di Universitas Negeri Malang mengadakan kegiatan open recruitment dan juga pengenalan tentang Himpunan Mahasiswa Islam kepada mahasiswa baru. Kegiatan ini merupakan yang perdana setelah 2 tahun lamanya tidak berjalan dikarenakan kondisi pandemi yang merebak.  Dalam pelaksanaan kegiatan ini, penyelenggara menggandeng Lembaga Pengembangan Profesi (LPP)  HMI se-Cabang Malang yang merupakan wadah bagi kader-kader HMI yang ingin mengembangkan diri serta bakat yang dimiliki. LPP yang diajak untuk ikut memperkenalkan HMI yaitu Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) dan Lembaga Seni Budaya Mahasiswa Islam (LSMI). Tujuan dari keikutsertaan dari kedua LPP tersebut adalah ingin menampik stigma negatif mahasiswa baru terhadap organisasi ekstra kampus khususnya terh

Sapere Aude

Alfandy Usman, Kader HMI Komisariat Teknik UMM, Kabiro Eksternal BEM Fakultas Teknik UMM periode 2022/2023 Malang, LAPMI - Bjorka seorang hacker asing yang akhir-akhir ini viral karena melakukan penyerangan terhadap pemerintah Indonesia dan disanjung-sanjung oleh masyarakat, lantaran berhasil membocorkan kasus HAM sebesar peristiwa Munir dan di sebarkan di media sosial. Kita berterimakasih jika itu merupakan tindakan alternatif untuk menuntaskan peristiwa yang didiamkan oleh pemerintah. Akan tetapi, kita sebagai mahasiswa sudah sepatutnya bersifat reflektif dan selektif dalam artian bertindak dan berpikir diluar pola pikir yang dibangun secara umum. Maka dari itu mari bersikap netral untuk tidak memihak salah satu dari kedua belah pihak sebelum menyelidiki untuk memastikan kebenaran yang tervalidasi. Untuk itu mari melihat sudut pandang yang berbeda dari polemik yang ada, sebelum membangun persepsi yang sudah ter-freming, sebab dengan kecurigaan kebenaran selalu ada. Karena yang palsu