Langsung ke konten utama

HMI Komisariat Madani ITN Malang Adakan Pengabdian Masyarakat: Manfaatkan Limbah Aspal Sebagai Bahan Perawatan Jalan Raya

Dokumentasi: Lapmimalang/ Zainuddin

Malang, LAPMI – HMI Komisariat MADANI Institut Teknologi Nasional (ITN) Cabang Malang sukses mengadakan Pengabdian Masyarakat dengan tema “Aktualisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk Mewujudkan Kader Yang Berkualitas Insan Cita Pengabdi”. Menurut Fauzi selaku ketua bidang PTKP tema tersebut dipilih karena kita sebagai kader HMI sudah seharusnya merealisasikan itu sebagai bentuk pengabdian kepada masayrakat sesuai dengan tujuan HMI. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelurahan Sumbersari Jalan Bendungan Bening Kota Malang yaitu dengan memanfaatkan limbah aspal sebagai bahan jalan raya, Sabtu (23/07/2022).

“Jadi alasannya kita memliih tempat ini dikarenakan kita sebelum memutuskan disini kita sudah mencoba komunikasi dengan pejabat setempat salah satunya adalah Ketua RW dan memang kita minta diarahakan kira-kira dimana tempat dilingkungan komiasariat yang bisa kita bantu untuk nembel jalan. Dan kebetulan oleh RW disarankan di Jalan Bendungan Bening ini karena memang lokasinya tidak terlalu ramai dan tidak terlalu ada kegiatan warga”, ujar Hafidz Dzimar Mahendra selaku Ketua Umum Komisariat Madani ITN Malang.

“Jadi hari ini teman-teman sedang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang berupa penembelan aspal yang berlubang sekitar lingkungan komisariat. Untuk bahan – bahan yang kita dapat ini memanfaatkan limbah hasil paktikum di fakultas kami yaitu teknil sipil. Dimana ada praktikum yang belajar Bahan jalan yang mana dalam praktikum tersebut mempelajari tentang aspal, dan kita mengolah aspal tersebut dari yang dari awalnya hanya butiran pasir dan kerikil kita olah menjadi aspal padat. Nah, karena sesudah praktikum ini biasanya bahan tersebut dibuang oleh maka dari kami melihat itu sebagai bahan yang berpotensi untuk dimanfaatkan kembali Jadi, konsep besarnya kami me-recycle bahan yang sudah dibuang tersebut diolah sehingga barang ini kita bisa dimanfaatkan Kembali” ucapnya lagi.

Hafidz Dzimar Mahendra juga menegaskan bahwa untuk kegiatan ini mellibatkan seluruh kader Komisariat MADANI termasuk pengurus dan kader yang semuanya itu berjumlah sekitar 15an orang. Selain itu kegiatan ini juga di dukung oleh Yayasan yang Namanya Rifki Foundation sebagai support partner kami dan bekerja sama dengan teman-teman ITN malang NEWS sebagai teman-teman media dan LAPMI (Lembaga Pers Mahasiswa Islam) untuk meliput kegiatan pengabdian.

“Untuk proses pada kegiatan ini kami tidak terlalu lama. Jadi, prosesnya kita cukup meminta dari pihak LAB untuk mengambil limbahnya ini, dan kebetulan juga dikasih secara gratis setelah itu kita olah limbah tersebut yang masih berupa bongkahan silider itu menjadi pecahan-pecahan kerikil untuk mempermudah pengolahannya, dan untuk proses penggorengan atau peleburan yaitu dengan cairan oli bekas dilakukan dilapangan langsung jadi persiapan alahamdulillah lancar dan tidak terlalu sulit”

“Untuk kendala sebenarnya kalau untuk pengaspalan dimanapun itu selama alat-alatnya lengkap insyaallah tidak ada kendala, begitupun kegiatan kita disini belum ada kendala, akan tetapi menurutnya kita masih kekurangan alat untuk pemadatan yang biasanya menggunakan mesin pemadat itu, karena kita belum punya maka dari itu kita menggunakan alat yang manual yaitu dengan menggunakan plat baja yang kita las dengan besi dari atas lalu tumbuk-tumbukkan begitu, selain itu kita juga menggunakan kayu balok”. Akan tetapi sejauh ini kalau kendala yang kita takutkan sendiri adalah cuaca karena pengaspalan ini kalau misalkan kondisinya cuaca terik panas itu lebih cepat dan saya pikir itu juga tidak akan menganggu proses pemadatan tetapi kalau sudah turun hujan nah itu yang ketakutan teman-teman pada kegiatan pengabdian masyarakat ini" tandasnya.

Menurut Ahmad Maulana Farabi selaku ketua pelaksana mengungkapakan bahwa eksistensinya dari kegiatan Ini adalah salah satu bentuk pengabdian kita kepada masyarakat juga, dan selaras dengan tujuan HMI yaitu insan pengabdi. Dan disisi lain juga yang jadi panitia pelaksana lapangan ini kebanyakan anak-anak 2021 yang dimana dia belum melaksanakan praktikum aspal di kampus maka dari itu adalah sebagai bentuk gambaran nanti pada saat praktikum di kampus jadi dia sudah ada gambaran sudah ada ilmunya.

Harapannya semoga pada kegiatan ini masyarakat yang ada disekitar merasa terbantu karena banyak jalan yang bolong karena dari ketua RW sebenarnya sudah ada dana dari pemerintah hanya saja di tunda untuk di alokasikan untuk covid kemarin.

Fauzi selaku bidang PTKP menambahkan yaitu bentuk pengabdian kita sesuai dengan tema yang kita angkat yaiatu “Aktualisasi Tridharma Perguruan Tinggi untuk Mewujudkan Kader yang Berkualitas dan Insan Cita Pengabdi “ artinya kita sebagai sebagai kader sudah seharusnya merealisiskan itu sebagai bentuk pengabdian kita kepada masyarakat sesuai tujuan HMI. Dan kesannya kita sebenarnya ini sebagai bentuk pengabdian yang sudah menjadi kewajiban kita sebagai kader HMI. Kemudian pesan dan seklaligus harapannya adalah hal-hal seperti ini bisa sangat diperhatikan oleh pemerintah pada khususnya yang dimana jalan sebagai arus lalu lintas masyarakat ini, ketika rusak atau berlubang itu dapat dilakukan tindakan berupa perawatan seperti itu, baik dari kecamatan bahkan dari pimpinan daerah itu sendiri.

Penulis: Zainuddin
Editor: Reny Tiarantika

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hadiri Pelantikan Pengurus MD KAHMI Kota Malang, Menko PMK RI: KAHMI Malang Harus Bisa Memberi Arti Peranannya di Malang Raya

Dokumentasi : Rafindi  Malang, LAPMI  - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Muhadjir Effendy menghadiri pelantikan Majelis Daerah (MD) KAHMI Kota Malang Periode 2021-2026, terhitung sebanyak 67 orang yang telah dilantik oleh Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni HMI (KAHMI) Jawa Timur. Pelantikan tersebut berlangsung di Regents Park Hotel, pada Minggu (30/01/2022). Selain Menko PMK RI, pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Presidium MN KAHMI Manimbang Kahariady, Presidium MW KAHMI Jawa Timur Edy Purwanto, Wali Kota Malang Sutiaji, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika beserta para tokoh dan tamu undangan lainnya. Dalam momentum pelantikan yang bertemakan "Berperan Aktif dalam Kemaslahatan Publik di Era Disrupsi" tersebut, Muhadjir Effendy berkesempatan untuk memberikan pidato kebudayaan. Saat pidato berlangsung Muhadjir berpesan Kepada jajaran Pengurus MD KAHMI Kota Malang yang baru saja dilantik, bahwa KAHMI merup

Menampik Stigma Negatif, HMI Korkom UM Gandeng LPP HMI se-Cabang Malang Pada Kegiatan Open Recruitment

Dokumentasi: lapmimalang/Tahta Reza Gramang Atapukan Malang, LAPMI  – Senin (22/08/2022) Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang Koordinator Komisariat Universitas Negeri Malang (Korkom UM) serta seluruh komisariat yang ada di Universitas Negeri Malang mengadakan kegiatan open recruitment dan juga pengenalan tentang Himpunan Mahasiswa Islam kepada mahasiswa baru. Kegiatan ini merupakan yang perdana setelah 2 tahun lamanya tidak berjalan dikarenakan kondisi pandemi yang merebak.  Dalam pelaksanaan kegiatan ini, penyelenggara menggandeng Lembaga Pengembangan Profesi (LPP)  HMI se-Cabang Malang yang merupakan wadah bagi kader-kader HMI yang ingin mengembangkan diri serta bakat yang dimiliki. LPP yang diajak untuk ikut memperkenalkan HMI yaitu Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) dan Lembaga Seni Budaya Mahasiswa Islam (LSMI). Tujuan dari keikutsertaan dari kedua LPP tersebut adalah ingin menampik stigma negatif mahasiswa baru terhadap organisasi ekstra kampus khususnya terh

Sapere Aude

Alfandy Usman, Kader HMI Komisariat Teknik UMM, Kabiro Eksternal BEM Fakultas Teknik UMM periode 2022/2023 Malang, LAPMI - Bjorka seorang hacker asing yang akhir-akhir ini viral karena melakukan penyerangan terhadap pemerintah Indonesia dan disanjung-sanjung oleh masyarakat, lantaran berhasil membocorkan kasus HAM sebesar peristiwa Munir dan di sebarkan di media sosial. Kita berterimakasih jika itu merupakan tindakan alternatif untuk menuntaskan peristiwa yang didiamkan oleh pemerintah. Akan tetapi, kita sebagai mahasiswa sudah sepatutnya bersifat reflektif dan selektif dalam artian bertindak dan berpikir diluar pola pikir yang dibangun secara umum. Maka dari itu mari bersikap netral untuk tidak memihak salah satu dari kedua belah pihak sebelum menyelidiki untuk memastikan kebenaran yang tervalidasi. Untuk itu mari melihat sudut pandang yang berbeda dari polemik yang ada, sebelum membangun persepsi yang sudah ter-freming, sebab dengan kecurigaan kebenaran selalu ada. Karena yang palsu