Langsung ke konten utama

Direktur LSMI : Kami Berusaha Fasilitasi Minat dan Bakat Kader HMI Cabang Malang

 

Dokumentasi: Lapmimalang/Yuda

Malang, LAPMI – Lembaga seni dan budaya mahasiswa islam (LSMI) Cab. Malang melaksanakan kegiatan pelantikan pengurus periode tahun 1442 H-1443 H/2021 M-2022 M, Minggu (28/03/2021). Kegiatan pelantikan pengurus LSMI dilaksanakan di gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jl. Kawi no. 24C Kauman, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa timur 65116 dengan tema kegiatan “Meningkatkan profesionalitas dan loyalitas menuju kepengurusan LSMI yang progresif dan solutif”.

Direktur terpilih LSMI Moh. Yusuf K. mengatakan bahwa kehadiran Lembaga Seni dan Budaya Mahasiswa Islam (LSMI) ini diharapkan dapat mewadahi minta dan bakat kader HMI yang ada di Cabang Malang sesuai dengan divisi-divisi di LSMI sendiri.

“Dalam LSMI sendiri menyebutnya atau diistilahkan divisi-divisi, yang dimana terdapat divisi musik, tari, paduan suara, teater, dan seni rupa”. Pungkasnya saat diwawancarai oleh wartawan lapmi.

Dalam wawancara tersebut Moh. Yusuf K. menambahkan bahwa dalam kelancaran perkaderan di LSMI tentu sangat butuh dukungan dari komisariat-komisariat untuk mengarahkan minat dan bakat kader di bidang seni dan budaya, yang dimana kader-kader LSMI sendiri berasal dari kader komisariat yang ada di Cabang Malang.

Tidak berhenti disitu, selain menyediakan wadah minat dan bakat kader HMI Cabang Malang  dibidang seni dan budaya, LSMI juga akan mengusahakan semaksimal mungkin untuk para kader bahwa apa yang sudah di pelajari di LSMI sebisa mungkin dapat di implementasikan juga diluar lembaga.

“Harapan kami di kepengurusan tahun ini, untuk jenjang minat bakat kader komisariat maupun yang tergabung di LSMI sendiri kita akan berusaha untuk memfasilitasi, karena awalnya memang kita di pengurus tidak bisa langsung mengetahui kecenderungan dari para kader arahnya ke mana, sehingga langkah yang akan kami ambil adalah sebisa mungkin menjalin kerjasama dengan komunitas atau lembaga kesenian yang professional sebagai upaya meningkatkan kemampuan kader” Tuturnya.

Moh. Yusuf K. juga sangat mengharapkan kepada para kader dengan beproses di LSMI dapat berkonstribusi dalam dunia kesenian dan budaya baik dalam lingkup lokal maupun tingkat nasional terlebih lagi ketika bisa berkiprah diranah internasional.

“Alumni dari LSMI sudah banyak yang berkonstribusi di bidang kesenian di tingkat lokal maupun nasional. Bang Fauzi A. salah satu alumni dari LSMI yang sekarang menjadi anggota DPRD Pekalongan yang dimana beliau juga menjadi guru dan juga memfasilitasi para pemuda untuk mengembangkan minat di bidang kesenian. Bahkan Bang Redy Eko Prasetyo alumni LSMI yang karyanya di bidang aransemen musik sudah dilombakan di ranah internasional yang di adakan di awal tahun 2021 kemarin, dan alhamdulillah mendapat juara 1” Tutupnya.

Penulis: Fauzi

Pewarta: Fauzi, Alvia

Editor: Reny Tiarantika


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hadiri Pelantikan Pengurus MD KAHMI Kota Malang, Menko PMK RI: KAHMI Malang Harus Bisa Memberi Arti Peranannya di Malang Raya

Dokumentasi : Rafindi  Malang, LAPMI  - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Muhadjir Effendy menghadiri pelantikan Majelis Daerah (MD) KAHMI Kota Malang Periode 2021-2026, terhitung sebanyak 67 orang yang telah dilantik oleh Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni HMI (KAHMI) Jawa Timur. Pelantikan tersebut berlangsung di Regents Park Hotel, pada Minggu (30/01/2022). Selain Menko PMK RI, pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Presidium MN KAHMI Manimbang Kahariady, Presidium MW KAHMI Jawa Timur Edy Purwanto, Wali Kota Malang Sutiaji, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika beserta para tokoh dan tamu undangan lainnya. Dalam momentum pelantikan yang bertemakan "Berperan Aktif dalam Kemaslahatan Publik di Era Disrupsi" tersebut, Muhadjir Effendy berkesempatan untuk memberikan pidato kebudayaan. Saat pidato berlangsung Muhadjir berpesan Kepada jajaran Pengurus MD KAHMI Kota Malang yang baru saja dilantik, bahwa KAHMI merup

HMI Komisariat Unitri Sukses Gelar Basic Training

Dokumentasi: HMI Komisariat Unitri Malang, LAPMI - Himpunan Mahasiswa Islam, Cabang Malang, Komisariat Unitri, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Sukses gelar Basic Training (Latihan Kader 1) dengan tema "Terbinanya Kepribadian Muslim yang Berkualitas Akademis, Sadar Akan Fungsi dan Perannya dalam Berorganisasi Serta Hak dan Kewajibannya Sebagai Kader Umat dan Kader Bangsa". Kegiatan tersebut dilaksanakan di Graha Yakusa, Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. pada tanggal 05 sampai 07 November. Minggu, (07/11/2021)  Agus Salim sebagai PJ ketua pelaksana menyampaikan, sebanyak 30 kader Komisariat Unitri yang telah mengikuti LK dan ada 5 peserta dari komisariat lain yang juga menitipkan kadernya, jadi total peserta forum ada 35 kader yang mengikuti Basic Training pada tahun ini. "Alhamdulillah ada 30 Kader asli komisariat Unitri yang telah mengikuti LK pada tahun ini, dan ada juga beberapa kader titipan dari komisariat lain, yaitu Komisariat Mulla Shadra d

Gelar Basic Training LK 1, HMI Komisariat Mulla Shadra Tekankan Aspek Cinta Kader terhadap Organisasi

Dokumentasi: lapmimalang/ Rafindi Malang, LAPMI- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)  Cabang Malang Komisariat Mulla Shadra mengadakan kegiatan Basic Training Latihan Kader 1 (LK 1). Minggu, (21/03/2021). Kegiatan LK 1 kali ini dilaksanakan di Graha Yakusa Jln. Hasyim Asyari Kec. Pagelaran, dengan mengangkat tema "Terbinanya kepribadian muslim yang berkualitas akademis, serta sadar akan fungsi dan perannya dalam organisasi". Kegiatan Basic Training tersebut dilaksanakan selama tiga hari dari Jum'at - Minggu tanggal 19 - 21 Maret 2021 dengan peserta sebanyak 16 orang. Sekretaris pelaksana Mimin Sulastry mengatakan dasar mengangkat tema ini dengan alasan agar kader lebih menumbuhkan rasa cinta terhadap organisasi dan dapat berproses dengan baik serta kedepannya kader-kader yang telah mengikuti LK 1 ini lebih sadar akan fungsi dan perannya. "Harapan kedepannya kader tetap berproses karena mereka akan menghadapi beberapa macam tantangan karena ini baru permulaan nanti kedep